Krengsengan, Olahan Daging Kambing Khas Surabaya yang Populer saat Idul Adha

Krengsengan, Olahan Daging Kambing Khas Surabaya yang Populer saat Idul Adha

Nama krengsengan atau krengseng daging mungkin masih terdengar asing di banyak orang, khususnya mereka yang berada di luar Jawa Timur. Krengsengan alias krengseng merupakan masakan tradisional khas Jawa Timur, yang dapat banyak ditemukan di daerah-daerah seperti di Surabaya, pasuruan dan sekitarnya.

Bumbu krengseng daging kambing tergolong cukup sederhana karena menggunakan bumbu-bumbu dapur yang gampang ditemui, mulai dari bawang putih, bawang merah, hingga jahe. Krengseng memiliki rasa khas pedas manis. Pada hari raya seperti Idul Adha, krengseng sering menjadi alternatif masakan bagi warga yang bosan dengan sate atau pun gulai kambing.

Selain menggunakan bumbu yang sederhana, krengseng juga dapat diolah dengan mudah dan cepat jika dibandingkan sate ataupun gulai. Berikut adalah bumbu-bumbu yang perlu dipersiapkan untuk mengolah 500 gram daging kambing menjadi krengsengan khas Jawa Timur.

Pertama, pastikan daging kambing sudah dalam kondisi matang dan dipotong-potong menjadi ukuran kecil namun biasanya lebih besar dari daging yang digunakan untuk sate kambing.

Kemudian, bumbu-bumbu yang perlu dipersiapkan di antaranya adalah 100 gram cabe merah keriting, 14 buah bawang merah, 7 buah bawang putih, 1 buah tomat, 2 buah kemiri, 4 lembar daun jeruk, satu ruas jari jahe yang telah digeprek.

Satu ruas jari lengkuas yang juga sudah digeprek, dan siapkan garam, gula, dan kaldu bubuk secukupnya. Jangan lupa untuk juga menyiapkan 150 ml air dan 6 sendok makan kecap manis. Apabila bumbu sudah siap, berikut ini langkah-langkah atau cara untuk memasak krengsengan kambing:

  1. Pertama-tama haluskan cabe merah keriting, bawang merah, bawang putih, tomat, dan kemiri. Tambahkan minyak goreng secukupnya agar blender bisa menghaluskan bumbu secara merata.
  2. Selanjutnya, siapkan wajan dan beri minyak goreng secukupnya. Tumis bumbu halus hingga harum, lalu tambahkan daun jeruk, jahe, lengkuas, garam, gula, dan kaldu bubuk.
  3. Setelah itu, masukkan daging kambing dan aduk rata. Tambahkan air dan kecap manis, kemudian masak hingga air menyusut dan hanya tersisa minyaknya saja.
  4. Anda dapat menambahkan air sesuai selera sebagai kuah untuk krengsengan, namun jangan sampai menambahkan terlalu banyak air yang akan menghilangkan rasa rempah dari bumbu.

Bagi Anda yang malas untuk repot-repot memasak, jangan khawatir Anda dapat mengunjungi salah satu warung makan legendaris yang menyajikan krengsengan yakni Depot Sederhana, Gubeng Pojok.

Warung makan legendaris ini telah direkomendasikan oleh banyak orang, termasuk para food influencer lokal, termasuk presenter acara kuliner legendaris almarhum Bondan Winarno alias Pak Bondan. Depot Sederhana berlokasi di dekat Stasiun Gubeng Lama dan menyajikan beragam masakan khas Jawa Timur.

Selain krengseng daging, Anda juga dapat menemukan masakan berupa rawon hingga pecel dengan harga saat ini dipatok mulai dari Rp 16-30 ribu. Uniknya, warung ini buka selama 24 jam penuh, sehingga sempat ramai dikunjungi oleh warga lokal ketika bulan Ramadhan untuk sahur.

Letaknya yang strategis dekat dengan stasiun juga menjadi incaran para pelancong karena harga yang ditawarkan tergolong murah dengan porsi makanan yang pas. Krengsengan hanya lah satu dari sekian banyak kuliner khas Indonesia yang namanya masih termasuk asing di telinga banyak orang. 

Jika Anda penasaran dengan ragam kuliner asli Nusantara yang mungkin Anda sendiri belum pernah mencicipinya, Anda bisa mengakses website Indonesia Kaya sebagai bahan referensi Anda untuk melihat kekayaan kuliner Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *